Swike populer sebagai kuliner khas Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Kuliner ini identik dengan daging kodok/katak. Tapi dalam perkembangannya, masakan swike seperti jenis menu masakan lainnya seperti opor, rawon, soto, bakso, dan sebagainya—resepnya sudah paten, namun komponen utamanya, yakni daging, bisa dikreasikan. Opor, misalnya. Dulu identik dengan ayam, tapi sekarang ada opor dengan komponen utama daging mentok. Jadilah opor mentok. Begitu seterusnya.

Swike juga seperti itu. Mengikuti perkembangan, kuliner swike bermetamorfosa menyesuaikan realitas sosiologis dan ideologis masyarakat. Sehingga bila ada swike mentok, swike ayam, dan lain sebagainya, menurut saya itu sah-sah saja. Berikut ini resep membuat swike mentok/ayam:

Bahan:

500 gram daging mentok/ayam
3 buah jahe, iris tebal ukuran 2 mm
5 siung bawang putih, dimemarkan
2 sendok makan tauco, dihaluskan
3 sendok makan kecap manis
½ sendok teh merica bubuk
1 sendok teh gula pasir
1 sendok teh garam
3 sendok makan minyak
2 batang seledri, iris kasar
500 cc air


Cara:
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga kuning, lalu tambahkan tauco, aduk rata.
2. Masukkan daing bebek, kecap manis, dan merica bubuk, aduk rata, masak hingga daging matang dan empuk.
3. Tambahkan air, aduk rata, kecilkan api, masak sekitar 30 menit.
4. Tambahkan gula dan garam, aduk rata, angkat dari api, lalu taburi atasnya dengan seledri.
5, Biasanya swike disajikan bersama-sama dengan jeruk nipis, kecap manis, dan cabe rawit.


Selamat mencoba!*